JATENG.NASDEM.ID – Di sela-sela kesibukannya, Ketua DPD NasDem Kabupaten Kebumen Kak Faiz Alauddien Reza Mardhika memberikan perhatian pada anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Kebumen melalui Komunitas Ascendia Project.
Ascendia Project merupakan lembaga yang ingin menghilangkan stigma pada para penyandang disabilitas dengan memberikan berbagai pelatihan dan pendampingan kepada penyandang disabilitas dan orang tua agar bisa berdaya.
Rabu (16/3) ini, bersama Ascemdia Project, Kak Reza menggelar asesmen kemampuan dan parenting bagi para orang tua penyandang disabilitas. Dokter muda ini menekankan bahwa para penyandang disabilitas di SLB belum pernah mendapatkan asesmen.
“Teman-teman ini belum pernah mendapatkan asesmen dari kemampuan dan intelektual mereka karena banyak keterbatasan yang dimiliki oleh SLB. Melalui Yayasan Tradha dan Ascendia, kami menginisiasi adanya asesmen yang holistic dan mendalam untuk memetakan kemampuan teman-teman disabilitas,” Kak Reza menjelaskan.
Ia mengatakan bahwa asesmen kemampuan ini penting untuk memetakan kemampuan anak serta jenjang pendidikan anak. Hal ini dilakukan agar para orang tua memiliki panduan untuk memilih pendidikan anak dan pengembangan kemampuan yang tepat bagi mereka.
Dalam agenda ini, Kak Reza juga menghadirkan psikolog untuk memberikan pengarahan kepada orang tua. Peserta dari kegiatan ini merupakan anggota Ascendia Project yang berasal dari SLB se-Kabupaten Kebumen.
“Harapannya dari agenda ini orang tua memiiki pengetahuan yang cukup terkiat anak mereka. Karena tiap difabel punya kemampuan berbeda. Saya menyayangkan sampai saat ini belum ada guidance untuk orang tua merawat anak berkebutuhan khusus,” tegasnya.
Kak Reza ingin, para orang tua melek bahwa pendidikan anak-anak difabel ini bukan hanya di SLB saja, mereka juga bisa masuk di sekolah umum sesuai kemampuan mereka.
Komunitas ini bukan semata-mata memberdayakan para anak dan orang tua. Namun, ini juga merupakan upaya memenuhi hak asasi manusia, mengingat para penyandang disabilitas ini sering terpinggirkan oleh masyarakat.

