18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Kak Eva Yuliana Berharap Tak Perlu Perdebatan Lagi Soal UU IKN

JATENG.NASDEM.ID – UU No 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (IKN) telah selesai dan disetujui oleh DPR RI. Beleid ini yang akan menjadi landasan pembangunan megaproyek nasional yang membutuhkan waktu sekitar 15-20 tahun ke depan.

Namun, masih ada saja pertentangan di kalangan masyarakat tentang perpindahan IKN ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Menanggapi hal tersebut, anggota DPR RI Kak Eva Yuliana menekankan bahwa perencanaan Ibu Kota Negara atau pusat pemerintahan ini sudah ada sejak zaman kepemimpinan Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto.

“Namun cita-cita bangsa ini mampu diwujudkan oleh Presiden Jokowi. Ini merupakan suatu prestasi dan apresiasi dan dihormati oleh seluruh masyarakat. Ini adalah cita-cita bangsa, ini saatnya kita untuk melaunching atau memberanikan diri untuk mewujudkan cita-cita itu,” kata Kak Eva dalam dialog IKN yang digelar oleh RRI Surakarta, pada Rabu (23/2).

Kak Eva menjelaskan bahwa pembangunan IKN dilakukan dengan merujuk pada prosedur yang benar yang telah dituangkan dalam UU No 3 Tahun 2022.

“Bukan berarti pekerjaan Bapak Presiden seperti Bandung Bondowoso yang langsung jadi. Tidak ada yang terwujud dalam waktu yang singkat apalagi ini adalah pusat pemerintahan atau Ibu Kota dalam proses yang panjang,” ia menekankan.

Ketua DPD NasDem Surakarta ini juga menekankan pentingnya dukungan publik terhadap pembangunan IKN ini. Ia memaklumi pro kontra yang ada di masyarakat. Namun, mengingat UU IKN ini telah disetujui oleh DPR RI, maka ia minta publik untuk tak memperdebatkan terkait IKN ini.

“Ini tak perlu diperdebatkan lagi karena sudah disetujui dan disepakati oleh 8 dari 9 fraksi yang ada. Maka perdebatan ini harus diminimalisir dan saatnya untuk bergandengan tangan untuk mewujudkan cita-cita Negara kita. Kita harus hormat betul untuk memulai ini semua,” katanya menegaskan.

Ia juga menganggap bahwa penandatanganan petisi oleh masyarakat juga merupakan hal yang lumrah. Namun, ia menekankan pentingnya untuk fokus pada cita-cita para presiden pendahulu. “Orang boleh tak berkenan, namun kembali pada semangat kita untuk memperbaiki bangsa ini,” tegasnya.

Ia mengatakan pembangunan IKN yang akan membutuhkan waktu serta anggaran yang tak sedikit ini bisa dilaksanakan dengan konsisten meski kepemimpinan presiden sudah berganti.

“Jika ada satu keinginan atau cita-cita dan tujuan, ini kemudian dilakukan secara konsisten meski sudah berganti presiden atau anggota legislatif sekalipun dalam cita-cita yang sama maka yakinlah itu terwujud,” katanya.

“Ini saya berharap konsistensi untuk mewujudkan IKN ini, kita pegang mulai dari lahirnya UU atau keputusan untuk Ibu Kota Negara ini, dan ini akan berakhir sampai semuanya ini sempurna,” pungkasnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top