JATENG.NASDEM.ID – Kasus demam berdarah dengue (DBD) jadi perhatian khusus DPD Partai NasDem Kabupaten Jepara. Hal itu, karena meningkatnya kasus DBD di Kota Ukir di awal tahun ini. Berbagai upaya pencegahan DBD dilakukan Partai NasDem, seperti kegiatan pengasapan atau fogging.
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Jepara Kak Padmono Wisnugroho mengatakan sejak sepekan terakhir jajaran pengurus Partai NasDem dan kader mulai bergerak melakukan pencegahan DBD.
Kegiatan itu, antara lain fogging di wilayah permukiman dan sosialisasi upaya pencegahan DBD. “Kami melakukan fogging di Desa Kalipucang Kulon. Ini sebagai upaya pencegahan DBD,” ujar Kak Wisnu, Kamis (13/1).
Selain secara langsung memimpin kegiatan fogging, Kak Wisnu melanjutkan, pihaknya juga memberikan sosialisasi upaya pencegahan DBD. Ia mengharapkan selalu memeriksa keberadaan jentik nyamuk di tempat-tempat yang biasa dijadikan tempat nyamuk bertelur, seperti bak mandi, tempat minum burung, serta barang bekas yang dapat menampung air di sekitar rumah.
“Tadi saya juga minta dibentuk Satgas DBD, tugasnya ya, memeriksa jentik nyamuk di setiap rumah seminggu sekali serta memberikan edukasi kepada masyarakat,” kata Kak Wisnu menekankan.
Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Jepara itu menyampaikan berdasarkan informasi yang dia terima, di Desa Kalipucang Kulon sudah ada 40 warga yang terjangkit DBD. Sebagain besar, warga yang terjangkit saat ini masih dirawat di rumah sakit.
“Fogging kali ini atas permintaan dari Pemdes, kemudian kami tindak lanjuti bersama dengan Puskesmas Welahan dan pihak-pihak terkait,” ujar Kak Wisnu. (NJ05)

