JATENG.NASDEM.ID – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi NasDem Kak Eva Yuliana meminta aparat penegak hukum bisa mengantisipasi ancaman dan potensi teror selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia menegaskan masyarakat berhak merasakan keamanan selama Nataru.
Untuk itu, negara dengan segala kewenangan dan alat yang dimiliki harus mengantisipasi gangguan teror. Di sanping itu, masyarakat juga perlu menjaga kondusifitas selama Nataru.
“Kolaborasi dan sinergitas masyarakat dengan aparat harus terus diperkuat untuk menciptakan kedamaian selama Nataru dan seterusnya. Radikalisme dan terorisme merupakan musuh semua agama dan setiap kita dapat menjadi korbannya,” kata Kak Eva Jumat (24/12).
Lebih lanjut, Kak Eva juga mengingatkan agar masyarakat tak terperdaya oleh paham radikal. Hal ini termasuk juga untuk melindungi keluarga sendiri dari paham yang dapat merusak rasa kebangsaan ini.
Kemajemukan bangsa ini, kata Kak Eva, merupakan harta yang tidak ternilai. Namun musuh besarnya adalah terorisme sebab dapat membuat perpecahan dan kerugian berkepanjangan.
“Maka mari bergandengan tangan semuanya dengan menanggalkan perbedaan untuk melawan musuh tak terlihat yakni terorisme. Semua anak negeri harus mewaspadainya dengan tetap memegang teguh ajaran agama dan budaya kita,” paparnya.
Selanjutnya, Kak Eva mengingatkan, momentum Nataru kali ini perlu disambut dengan kesederhanaan dan mengingat varian baru virus Corona masih mengancam.
“Kita masih dihantui oleh varian baru Covid-19 yakni Omicron. Jadi mari rayakan Nataru dengan sederhana, waspada dan saling menjaga antaranak bangsa dari ancaman terorisme dan virus itu. Selamat Nataru kepada seluruh saudara-saudariku se-Tanah Air,” pesan Kak Eva.
Di samping itu, Kak Eva juga mengapresiasi penangkapan tiga terduga teroris di wilayah Semarang, Solo dan Sukoharjo oleh Tim Densus 88 Mabes Polri.


