JATENG.NASDEM.ID – Kasus kekerasan seksual yang terjadi di lembaga pendidikan akhir-akhir ini sangat meresahkan bagi banyak pihak. Salah satunya adalah terungkapnya pemerkosaan belasan santriwati di Pesantren Manarul Huda Antapani, Bandung, Jawa Barat.
Menteri Agama,Yaqut Cholil Qoumas menegaskan akan melakukan pemeriksaan dan investigasi semua lembaga pendidikan madrasah dan pesantren demi menghindari terjadinya aksi kekerasan seksual di pesantren lain.
Menanggapi hal ini. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Kak Ahmad Sahroni mendukung investigasi dan pemeriksaan oleh Kementerian Agama (Kemenag) kepada semua lembaga pendidikan madrasah dan pesantren demi menghindari terjadinya aksi kekerasan seksual.
Kak Sahroni mendorong Kemenag agar menggandeng kepolisian dalam melakukan investigasi dan menemukan indikasi pelecehan lainnya yang belum terungkap. Ia juga meminta Kemenag agar segera berkoordinasi dengan kepolisian dalam menjalankan investigasi.
“Saya sangat mendukung Menteri Agama dalam melakukan investigasi dan pengawasan pada pesantren-pesantren lain di Indonesia. Jangan sampai pelecehan seksual ini seperti fenomena gunung es, dimana sebenarnya banyak terjadi,” ujar Kak Sahroni, Senin (13/12).
Legislator NasDem ini menekankan, bahwa lembaga pendidikan yang merupakan tempat anak-anak belajar, sudah selayaknya menjadi tempat aman dan bebas dari predator seksual. Untuk itu, keterlibatan penegak hukum dalam investigasi ini penting untuk menciptakan sistem pengawasan dan pelaporan yang baik agar hal serupa tidak terjadi lagi.
“Karena itu saya meminta agar Kemenag segera menjalin komunikasi dengan kepolisian, supaya nanti Polri juga dapat berkoordinasi langsung dengan aparatnya,” ia menekankan.
Legislator NasDem dari Dapil DKI Jakarta III tersebut menambahkan bahwa seluruh elemen bangsa harus bersatu dalam memerangi kejahatan seksual yang kian merajalela.
“Jadi dalam menghapuskan kekerasan seksual memang pemerintah, Polri dan semua elemen pemerintah harus melindungi santri dan pesantren dari predator seksual,” pungkasnya.
NasDem mengecam tiap kasus kekerasan seksual yang terjadi di Tanah Air. Salah satu komitmen NasDem dalam menghapuskan kekerasan seksual yang marak terjadi ini adalah dengan terus mengawal dan mendukung RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual.


