JATENG.NASDEM.ID – Sampai hari ini, Selasa (14/12), beberapa relawan SAR masih bertahan di posko-posko yang ada di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Setiap hari, mulai pukul 5 pagi, di bawah koordinasi Basarnas, relawan menyisir daerah Curah Kobokan, Desa Supiturang, Pronojiwo untuk mencari korban Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru.
Relawan Barisan Reaksi Cepat (Baret) GP NasDem Kak Aditya menceritakan Selasa pagi, misalnya, tim evakuasi lebih leluasa melakukan pencarian karena cuaca yang mendukung. Namun, relawan tidak menemukan korban tambahan hingga akhir pencarian siang ini, sekitar pukul 13.00 WIB.
“Cuaca hari ini cukup mendukung, meskipun tidak diketemukan korban, kami mengevakuasi beberapa hewan yang kami temukan di rumah-rumah penduduk yang terkubur, beberapa di antaranya hewan peliharaan seperti kucing,” kata relawan ini.
Selain tim SAR dari berbagai elemen, proses evakuasi ini juga melibatkan relawan Animals Hope Shelter (AHS), komunitas yang fokus pada perlindungan dan penyelamatan hewan.
“Cukup salut dengan teman-teman dari AHS ini, mereka sudah menyiapkan kandang dan makanan selama proses evakuasi. Alhasil setelah ditemukan hewan seperti kucing, sudah siap dibawa dan diselamatkan, tim relawan,” ia menjelaskan.
Hingga hari ini, jumlah korban meninggal ditemukan 48 orang. Proses evakuasi korban APG Semeru sendiri diperpanjang sampai tanggal 16 Desember 2021 lusa.
Di tempat terpisah, Ketua Garda Pemuda (GP) NasDem Jember Kak David Handoko Seto, mengatakan Baret GP NasDem akan tetap bertahan di lokasi dan melakukan evakuasi korban APG Semeru bersama tim SAR lain.
“Sampai instruksi lebih lanjut dari pihak berwenang terkait tentunya. Selain itu, bantuan bahan pokok untuk korban di pengungsian juga masih berjalan di bawah koordinasi DPD Partai NasDem Kabupaten Lumajang,” anggota Fraksi NasDem DPRD Jember ini menekankan.


