JATENG.NASDEM.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara tidak menampik jika capaian vaksinasi lansia di Bumi Kartini terburuk di Jawa Tengah setelah Kabupaten Pemalang. Menyikapi hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara mendorong eksekutif untuk terjun ke desa-desa.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara Kak Pratikno mengatakan pemerintah daerah dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) agar menggencarkan vaksinasi di sejumlah desa, supaya target vaksinasi segera tercapai.
“Kita dorong di sana (desa). Terutama para satgas Covid-19 terjunlan di setiap desa atau bahkan RT, RW,” kata Kak Pratikno, Senin (13/12).
Menurut Kak Pratikno, tujuan menyasar langsung ke desa bertujuan agar ruang lingkup tidak terlalu luas. Pihaknya menambahkan, dengan semakin digencarkannya vaksinasi di setiap desa, maka kekebalan tubuh (herd immunity) warga masyarakat Jepara dapat segera terbentuk.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara semakin memfokuskan diri untuk menyelesaikan capaian vaksinasi lansia yang dinilai rendah oleh pemerintah pusat.
Pemerintah daerah telah mengubah strategi untuk mengejar target capaian vaksinasi, yaitu dengan door to door dan vaksinasi sampai malam.
DKK Jepara juga menjelaskan jika sejumlah cara yang sudah dilakukan seperti vaksinasi di desa-desa, dari pintu ke pintu, hingga penjemputan dari rumah ke gerai vaksinasi Covid-19, tapi belum optimal guna memenuhi target jumlah vaksinasi. (NJ05)

