18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Anggota DPRD Jepara Kak Sunarto Sosialisasi Proses Penyusunan Perda di Pakisaji

JATENG.NASDEM.ID – Sekretaris Fraksi Partai NasDem di DPRD Kabupaten Jepara Kak Sunarto hadir sebagai pembicara dalam kegiatan bersama tokoh masyarakat di Kecamatan Pakisaji. Kegiatan tersebut adalah sosialisasi dan informasi penyusunan peraturan daerah (Perda) oleh anggota DPRD.

“Kegiatan itu bagian dari peran DPRD dalam singkronisasi dan harmonisasi Perda,” ujar Kak Sunarto, Kamis (18/11).

Di hadapan peserta yang terdiri dari kepala desa, badan perwakilan desa (BPD), karang taruna, dan PPK, Kak Sunarto banyak menguraikan proses pembuatan Perda. Dimana Perda sebelum dibahas di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dikaji terlebih dulu.

“Tujuannya untuk mendapatkan cantolan hukum di atasnya misalnya Pergub, Permen, Perpres, PP, Undang-Undang 1945,” kata Kak Sunarto menjelaskan.

Selanjutnya, setelah ada kepastian tentang cantolan hukum yang ada di atasnya, baru disampaikan pemerintah daerah kepada pimpinan DPRD. Kemudian, oleh pimpinan DPRD apa yang diajukan akan dibawa ke siding paripurna.

“Langkah selanjutnya dipansuskan,” kata Kak Sunarto.

Supaya Perda yang dihasilkan berkualitas, Kak Sunarto melanjutkan, perlu adanya public hearing. Dalam kesempatan ini masyarakat dapat memberikan masukan terhadap Perda sebelum disahkan. Tujuannya, Perda yang dihasilkan benar-benar berbobot.

“Adanya public hearing itu untuk mendapatkan masukan-masukan dari berbagai unsur masyarakat. Harapannya akan menjadikan Perda lebih berbobot dan bisa diterima oleh masyarakat,” kata Kak Sunarto.

Selain hal tersebut, dalam penyusunan Perda juga dibutuhkan naskah akademik. Keberadaan naskah akademik sangat membantu dalam pembahasan sebuah Perda.

“Itu sebabnya sosialisasi ini dilaksanakan, supaya masyarakat tahu proses penyusunan Perda. Dengan begini masyarakat kan menjadi tahu, bahwa sesungguhnya proses penyusunan Perda juga melibatkan masyarakat, yaitu lewat public hearing tadi,” pungkas Kak Sunarto. (NJ05)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top