JATENG.NASDEM.ID – DPD NasDem Kabupaten Kebumen menggelar webinar pendidikan politik bertema ‘saatnya Pemuda Menjadi Politisi di Era Digital’ untuk para milenial, Selasa (9/11) siang. Webinar dihadiri para pengurus dan kader NasDem Kabumen serta masyarakat umum.
Hadir sebagai pembicara Wakil Ketua Bidang Pemilih Pemula DPP Partai NasDem Kak Lathifa al Ansori dan anggota Departemen Kesehatan DPP Partai NasDem Kak Faiz Alauddien Reza Mardhika. Mereka membagikan pengalaman berpolitik kepada para peserta.
“Saya senang berorganisasi dari remaja. Jadi enjoy saja berorganisasi. Jadi Ketua DPP nggak mudah. Tapi karier apapun juga ada tantangan. Beda-beda, tanggung jawabnya lebih besar dan exposurenya lebih tinggi,” kata Kak Lathifa pada para peserta.
Perempuan yang menjadi kiblat anak muda NasDem ini menekankan bahwa berhubungan dengan anak muda haruslah memberikan contoh, bukan sekadar menyuruh. Dengan platform digital, ia juga memberikan dampak positif bagi para milenial.
Kak Lathifa tak memungkiri hanya sedikit dari anak muda yang tertarik dengan parpol. Hanya 2 dari 10 anak muda yang ikut partai politik. Satu orang di antaranya mau masuk parpol. Namun begitu, peluang untuk mengajak milenial dan generasi Z masih terbuka lebar mengingat jumlahnya yang lebih dari setengah penduduk Indonesia.
Sementara itu, Kak Reza mengajak kepada para milenial dan pengurus NasDem untuk terus menggaungkan politik bersih ala NasDem. “Saya melihat partai politik menjadi wadah bertukar ide dan gagasan untuk membawa manfaat pada masyarakat. ini yang jadi dorongan masuk parpol NasDem dengan gerakannya restorasi Indonesia,” ujar dokter muda ini menekankan.
Ia menjelaskan pengalaman bisnis yang selama ia jalani sangat berbeda dengan dunia politik yang sekarang ia tekuni. Lewat politik, Kak Reza mengaku dapat menjalin relasi dengan banyak orang dari berbagai kalangan dan usia. Hal itulah yang ingin ia tularkan kepada anak muda.
Selain itu, ia ingin mendorong anak muda agar menjadikan partai politik sebagai wadah untuk menebar manfaat kepada masyarakat. “Saya melihat parpol untuk menebar manfaat. Saya pengin memberikan citra bahwa parpol adalah tempat yang asyik untuk berproses dan memberi manfaat untuk masyarakat,” ujarnya.
Baik Kak Latifha maupun Kak Reza kompak mengajak anak muda untuk tak ragu masuk dalam dunia politik. Mereka meyakinkan bahwa peran anak muda sangat dibutuhkan dalam politik di Indonesia

