JATENG.NASDEM.ID – Salah satu warga Desa Ngasem Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara, Sariyam, tinggal sendiri di gubuk lapuk di tengah kebun warga. Tiap hari, kakek sebatang kara itu menggantungkan hidup dari belas kasihan warga. Begitu juga untuk keperluan pribadi, seperti mandi dan buang air, Sariyam harus dibantu warga. Hal itu lantaran kondisi fisik Sariyam.
Mendapat informasi itu, Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Jepara Kak Nur Hidayat tergerak, langsung menyambangi Sariyam. Saat Kak Nur Hidayat mendatangi, Sabtu petang kemarin, Sariyam terbaring di dalam gubuknya yang berukuran tidak lebih dari tujuh meter persegi.
“Benar-benar memprihatinkan kondisinya. Tinggal sendiri di gubuk kecil, dindingnya dari anyaman bambu yang sudah bolong-bolong pintunya kain sarung,” ujar Nur Hidayat, Minggu (10/10).
Melihat kondisi Sariyam, Kak Nur Hidayat lantas menghubungi sejumlah pihak berkiat, seperti Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsospermades). Juga menghubungi Badan Amil Zakat Nasioanl (Baznas). Serta Palang Merah Indonesia (PMI) dan oraginasi relawan.
“Informasi yang saya dapat, ternyata Mbah Sariyam ini pernah dibawa ke panti, tapi tidak betah terus pulang lagi. Saudaranya juga sudah menawarkan tempat tinggal, tapi Mbah Sariyam ingin tinggal sendiri. Makanya, kami mengajak masyarakat setempat untuk gotong royong membuatkan tempat yang layak,” kata Kak Nur Hidayat.
Untuk kebutuhan makan, Kak Nur Hidayat melanjutkan, Mbah Sariyam dibantu warga sekitar. Pemerintah Desa juga telah memberikan bantuan sembako.
“Sedangkan tanah yang ditempati Mbah Sariyam itu, tanah milik salah satu warga,” kata Kak Nur Hidayat. (NJ05)

