JATENG.NASDEM.ID – Konsolidasi NasDemi Tegal dihadiri Koordinator Pemenangan Wilayah Jawa III Kak Sugeng Suparwoto. Kegiatan dihadari seluruh jajaran DPD dan DPC NasDem dan berlangsung di RM New Edna Dukuhwringin, Kecamatan Slawi, Minggu (10/10).
Kak Sugeng mengatakan rasa optimistisnya terhadap NasDem Tegal. “Saya selalu optimistis dengan Kabupaten Tegal, saya terkesan dengan sambutan Garda Pemuda NasDem Tegal sampai tadi dipuji teman saya waktu masuk RM New Edna,” katanya di awal sambutan.
“Kabupaten tegal sendiri terdiri dari 18 Kecamatan dan dalam kesempatan yang berbahagia ini yang hadir mencapai 16 DPC dengan begitu hanya 2 DPC yang absen, wajar karena di sana menurut informasi terjadi hujan,” ucap Kak Sugeng Suparwoto menambahkan.
Ketua Komisi VII DPR RI itu menyinggung mengenai dikumandangkannya lagu Indonesia Raya, Hymne NasDem, dan Mars NasDem di awal acara. Kemudian ada satu lagu yang, katanya, perlu dihafalkan pengurus DPD Jawa Tengah yaitu lagu Gugur Gunung/Holobis Kuntul Baris yang akan dibuat Flash Mop, tiap kecamatan menghadirkan 1 tim dengan 25 orang peserta.
“Berpolitik tidak saja selalu dengan masalah bangsa melainkan melalui seni juga bisa,” kata Kak Sugeng menekankan.
Holobis Kuntul Baris, katanya, diciptakan oleh orang asli jawa. “Silakan berkreasi. video tadi hanya sample tapi bisa diolah menjadi lebih baik. NasDem kan jadi pelopor kesenian demi masyarakat yang lebih sehat,” kata mantan jurnalis di Media Group itu menambahkan.
Kak Sugeng juga menyampaikan mengenai janjinya.. “Terakhir saya janji, tiap tiga akan hadir di sini karena terjadi pandemi rencana itu baru kesampaian hari ini, untuk mengecek DPD, DPC, dan ranting,” katanya.
“Hari ini saya melihat kok seragamnya belang-belang? Saya akan kirim 200 Seragam DPC dalam waktu dekat ini,” katanya yang disambut tepuk tangan para pengurus DPC.
“Yang penting tiap desa punya 5 orang lantas 5 orang tersebut merekrut 10 orang. InsyaAllah desa tersebut menjadi desa NasDem dalam artian suaranya signifikan,” katanya berharap.
Ujung dari pertempuran, kata Kak Sugeng, adalah struktur kecamatan harus lengkap dan tiap desa dengan DPRt sehingga semua bisa menuju tujuan, seperti yang diinginkan bersama. (NJ27)

