JATENG.NASDEM.ID – Karang Taruna sebagai organisasi sosial yang menjadi wadah pengembangan dan pembinaan generasi muda di pedesaan sangat penting posisinya, terlebih saat ini dengan diberlakukannya Permendagri no 18 tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), Karang Taruna termasuk menjadi salah satu LKD yang harus ada di desa/kelurahan.
Untuk itu diperlukan pemahaman agar para pengurus dan warga karang taruna bisa memahami fungsi yang diembannya.
Bertolak dari hal itu, anggota DPRD Kabupaten Wonosobo Kak Wisnu Ibet Pradana yang juga Ketua DPD Partai NasDem Wonosobo memberikan berbagai pelatihan kepada karang taruna di Wonosobo. Pelatihan tersebut diambilkan dari anggaran aspirasi yang dimilikinya sebagai anggota dewan.
Setidaknya ada empat pelatihan berbagai jenis yang akan dilaksanakan mulai bulan Oktober ini hingga akhir tahun. Keempat pelatihan tersebut adalah Sekolah Kader Karang Taruna, Kursus Desain Bangunan, Pelatihan Budidaya Perikanan, dan Pelatihan Ekonomi Kreatif.
“Tujuan dari pelatihan tersebut untuk meningkatkan skill warga karang taruna sehingga mereka bisa memiliki kemampuan untuk menjalankan perannya baik secara organisatoris maupun dari aspek ekonomi, sehingga nantinya kita harapkan karang taruna dapat mandiri dalam kegiatannya,” ujar Kak Wisnu Ibet saat berbincang dengan Jateng.NasDem.Id , Rabu (6/10).
Lebih lanjut, Kak Ibet mengatakan, kedudukan karang taruna sangat strategis untuk membantu desa mengingat saat ini banyak hal yang bisa ditangani oleh karang taruna khususnya dalam hal pembinaan anak anak muda. Mulai dari penanganan sosial hingga pemberdayaan anggota lewat kegiatan yang bersifat ekonomi produktif.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Wonosobo Ida Agus Hidayat mengatakan adanya bantuan dana aspirasi ini sangat membantu kegiatan karang taruna. “ Kita menerima Rp 150 juta untuk beberapa pelatihan. Dan nantinya peserta dari pelatihan tersebut akan dibagi untuk karang taruna yang ada di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Wonosobo,” ujar Ida Agus.
Menurutnya, pelatihan yang dipilih tidak sekadar sebatas pelatihan tanpa adanya rindak lanjut. Namun kali ini jenis pelatihan yang dipilih diharapkan bisa menjadi modal untuk meningkatkan skill pengurus dan warga karang taruna. (NJ25)

