JATENG.NASDEM.ID – Semangat vaksinasi terpancar dalam Nenek Sriatun, asal Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Meski usia sudah 85 tahun tetap bersemangat mengikuti vaksinasi Covid-19 dosisi kedua, yang di gelar Kak lestari Moerdijat bersama DPD Nasdem Kudus dan Sahabat Lestari Kudus, di Puskesmas Bae.
Nenek Sriatun beralasan ikut vaksinasi untuk meningkatkan imunitas mencegah Covid-19. Semangat nenek dari Ngembal Kulon ini patut diapresiasi. Seperti dengan masyarakat umum lainnya, sebelum divaksin terlebih dahulu melewati skrining Covid-19.
Alhasil nenek dengan dengan 5 cucu tersebut lolos untuk disuntik vaksin jenis Sinovac. “Iya saya semangat berangkat dari rumah ikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua,” kata Nenek Sriatun saat menunggu jadwal skrining di ruang tunggu vaksinasi Puskesmas Bae, Rabu (22/9).
Setelah divaksin nenek kelahiran 26 Juni 1936 mengaku tak merasakan sakit apapun. Semangat mengikuti vaksin menghilangkan rasa jarum suntik saat disuntik vaksin. “Tadi sudah divaksin dosis kedua, ndak apa apa biasa saja rasanya,” terangnya.
Menurutnya, penting vaksin sebagai upaya meningkatkan imunitas menangkal penyebaran Covid-19. Mengingat Covid-19 telah menyebar, dan dengan vaksin caranya mencegah sejak dini. “Corona itu bisa menular dari udara. Makanya harus pakai masker yang tertib,” imbau Nenek Sriatun yang merupakan pensiunan pegawai Dinas Pertanian Kudus.
Semangat Nenek Sriatun juga dilatari kiprahnya di desa sebagai penggerak pencegahan Covid-19. Tak hanya terhadap warga sekitar, ia menegaskan, juga terhadap keluarga sendiri di rumah harus tertib menjaga protokol kesehatan.
“Saya itu aktif kemana-mana mengajak untuk mengenakan masker, keluarga hingga tetangga,” katanya menekankan.
Nenek Sriatun berharap agar kondisi tanah air dapat kembali pulih dari Covid-19. “Supaya Indonesia makmur gemah ripah tidak ada keluhan apa-apa, supaya semuanya berjalan lancar,” ia berharap.
Sementara itu, Kordinator Vaksinasi DPD Nasdem Peduli Kak Wawan Awaludin menuturkan vaksinasi dosis kedua merupakan kelanjuutan dari dosis pertama yang berjumlah seribu dosis vaksin. Ia menjelaskan peserta minimal berusia 18 tahun hingga lansia turut dalam kegiatan vaksinasi ini.
“Ternyata antusias warga cukup baik. Terkait vaksinasi ini, diikuti warga 18 tahun ke atas, tadi juga diikuti nenek nenek 85 tahun yang masih semangat ikuti vaksinasi,” kata Kak Wawan saat memantau vaksinasi di Puskesmas Bae.
Kegiatan vaksinasi berlangsung di lima lokasi puskesmas yakni Puskesmas Bae, Puskesmas Gondosari, Puskesmas Kaliwungu, Puskesmas Jati Wetan, dan Puskesmas Ngemplak. “Dari seribu dosis, hari ini ada sekira 600 dosis karena jumlahnya setiap faskes berbeda beda jumlahnya,” ujarnya.
Berdasar data Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus per Selasa kemarin, tercatat sudah 37,8 persen atau berjumlah 251.576 warga Kudus telah divaksin dosis pertama. Sementara 23 persen atau berjumlah 157.991 warga Kudus telah di vaksin dosis kedua.
Dengan demikian, jumlah total warga Kudus yang telah tervaksin dosis pertama dan kedua mencapai 409.567 jiwa, sedangkan targetnya mencapai 665.884 warga Kabupaten Kudus. (NJ15)

