JATENG.NASDEM.ID – Partai NasDem Kebumen menggelar vaksinasi sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Jajaran DPC Partai NasDem Kebumen secara maraton menggelar vaksinasi dosis kedua, Kamis (16/9) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di GOR Manunggal Gombong itu diikuti sekitar seribu peserta sesuai dosis vaksin yang tersedia dan diberikan secara gratis kepada warga masyarakat.
“Kita hadir mendukung program pemerintah menggencarkan vaksinasi dengan harapan terbentuk kekebalan tubuh bagi masyarakat,” kata Ketua DPD Partai NasDem Kebumen Awaludin Chamid di sela memantau vaksinasi.
Kak Awaludin menaruh harapan, kegiatan vaksinasi secara periodik tersebut menjadi bagian penting upaya penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Kebumen. Melalui program vaksinasi ini, diharapkan menjadi embrio langkah awal terbentuknya kekebalan komunal atau herd immunity bagi masyarakat.
Vaksinasi yang disambut antusias masyarakat itu juga dihadiri anggota DPP Partai NasDem Bidang Kesehatan serta jajaran partai di tingkat kabupaten.
“Kami juga mengimbau dan mengajak kepada kader untuk menjalani vaksinasi. Kaum milenial serta kaum disabilitas juga bersama mengikuti kegiatan ini,” ucapnya.
Kegiatan ini terselenggara atas prakarsa Ketua DPP NasDem Bidang Perempuan dan Anak Kak Amelia Anggraini bersama Satgas Covid-19 Partai NasDem Jawa Tengah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen.
Kak Awaludin mengatakan gelaran vaksinasi menyisir kalangan masyarakat umum, kader partai sekaligus pekerja sektor informal di wilayah Gombong dan sekitar.
Anggota DPP Partai NasDem Bidang Kesehatan dr Reza Alauddien Mardhika mengatakan program vaksinasi menjadi bagian penting untuk mendukung pemerintah dalam hal penanggulangan Covid-19. Pihaknya bersama jajaran internal serta para badan sayap dan kader partai berencana menggelar kegiatan serupa secara berkelanjutan.
“Pandemi ini adalah pekerjaan rumah kita bersama. Bukan semata tugas pemerintah saja. Maka asas gotong royong melalui vaksinasi ini adalah kunci Indonesia terlepas dari ancaman pandemi Covid-19 yang sudah memasuki tahun kedua,” kata dr Reza.
Lebih lanjut, pihaknya juga memprioritaskan penyandang disabilitas untuk mendapatkan vaksinasi. Perlakuan itu merupakan skenario perlindungan diri kepada masyarakat khususnya penyandang disabilitas sebagai antisipasi mengurangi penularan Covid-19.
“Kita memang fokus kepada kaum yang selama ini termajinalkan termasuk penyandang disabilitas ada puluhan yang hadir dan kita jemput door to door,” pungkasnya.

