18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Testimoni Warga Kota Semarang, NasDem Mudahkan Terima Vaksin Covid-19

JATENG.NASDEM.ID – Ratusan warga Kota Semarang, Jawa Tengah, mengikuti program vaksin Covid-19 di Kantor Partai NasDem Jateng. Bejo Hartono, warga Jatisari, Semarang, mengaku program Partai NasDem Jateng ini sangat membantu dirinya yang ingin segera disuntik vaksin Covid-19.

“Program ini memudahkan saya karena kebetulan dekat dengan tempat kerja saya,” kata Bejo di depan Kantor NasDem Jateng, Semarang, Jawa Tengah, Minggu, (29/8).

Bejo yang bekerja sebagai sopir di Gereja Reformed Injili Indonesia memang berdekatan dengan Kantor NasDem Jateng. Ia pun pertama kali mengetahui informasi vaksin dari petugas keamanan yang bekerja di Kantor NasDem Jateng. “Saya tahu dari Satpam sini disuruh buat daftar online,” ujar Bejo menceritakan.

Alasan Bejo mengikuti vaksinasi selain anjuran Pemerintah, ikut vaksin karena pernah merasakan tidak enaknya terpapar Covid-19. Untungnya, dia tidak sampai harus dirawat di rumah sakit. “Pernah kena dulu, sudah lama. Gejala batuk pilek, tapi enggak ke rumah sakit,” jelas Bejo.

Program vaksin memang secara umum terbilang istimewa. Itulah kenapa, Imah Nur Rosyidah harus jauh-jauh dari Ngaliyan pergi ke Kantor NasDem Jateng untuk mengantarkan ibunya Wiwik Pangestuti mengikuti vaksinasi. “Dari rumah ke sini sekitar 30 menit. Daftar online, diberitahu sama RT program vaksin ini,” ujar Imah menjelaskan.

Imah mengaku sudah lebih dulu divaksin jauh-jauh hari. Profesinya sebagai perawat di sebuah klinik membuat Imah masuk dalam kelompok pertama yang menerima vaksin. “Kalau saya sudah divaksin. Dulu pas awal-awal ada vaksin,” terang Imah.

Meski sudah divaksin, Imah mengatakan sempat terkena Covid-19 pada Juli 2021. Namun, Imah belum menerima program vaksin booster untuk tenaga kesehatan. “Saya belum dapat vaksin ketiga. Baru satu bulan terkena Covid-19. Jadi belum boleh,” Imah menekankan. (NJ07/Mustholih)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top