JATENG.NASDEM.ID – DPW Garnita Malahayati NasDem Jawa Tengah akan menggelar vaksinasi bagi masyarakat Grobogan dalam waktu dekat. Ketua DPW Garnita NasDm Jateng Chairina Ulfa mengatakan vaksinasi ini akan digelar pada 11-12 September 2021 mendatang.
“Benar. Pelaksanaannya tanggal 11-12 dengan total 1.000 dosis vaksin pertama menggunakan vaksin Sinovac. Dari Garnita sudah oke tapi vaksinnya belum nyampai di provinsi,” kata perempuan yang akrab disapa Kak Chairina ini.
Vaksinasi ini rencananya akan digelar di Klinik Sakinah Tegowanu dengan jumlah 500 dosis vaksin selama dua hari. Kak Chairina juga menekankan bahwa vaksinasi ini ditujukan bagi masyarakat umum dan kader NasDem beserta keluarga dengan batasan usia di atas 18 tahun.
Untuk masyarakat yang ingin mendaftar, Kak Chairina meminta agar menghubungi ke nomor 08112906638. Peserta yang bisa mengikuti vaksinasi adalah warga masyarakat yang mendapatkan bukti konfirmasi dari panitia pelaksana.
“Saat ini udah 480 orang dari umum, saya tinggal menunggu dari kalangan kader NasDem dan keluarganya. Ini bukan berarti pendaftarannya kita tutup, karena kita nggak tahu dari NasDem ada berapa,” tambahnya.
Kabar vaksinasi ini disambut antusias oleh masyarakat. Bahkan, Kak Chairina telah menerima daftar tunggu sebanyak 380 orang yang berasal dari warga umum.
“Saya senang sekali karena masyarakat setempat menunggu untuk diadakannya vaksinasi. Karena vaksin ini biasanya diselenggarakan TNI atau Polri. Jadi ini adalah vaksin pertama yang digelar oleh parpol atas kerja sama dari DPR RI, Dinas Kesehatan, dan DPW Garnita Jawa Tengah,” ujarnya bahagia.
Hingga kini, Kak Chairina menjelaskan bahwa persiapan vaksinasi sudah mencapai 80 persen. Mulai dari dinas kesehatan, tenaga kesehatan, perizinan polsek, dan segala persiapan teknis sudah disiapkan dan hanya menunggu pelaksanaannya saja.
“Saya sendiri antusias sekali karena masyarakat sekitar menyambutnya dengan gembira, karena mereka memang menunggu. Mereka juga berharap jangan hanya vaksin dosis pertama. Karena di berbagai tempat hanya vaksin 1 saja. Harapannya kita bisa menyelenggarakan vaksin dosis kedua,” pungkas Kak Chairina.

