JATENG.NASDEM.ID – Sahabat Lestari Kabupaten Kudus mengunjungi Posyandu Balita di Kabupaten Kudus untuk memberikan bantuan paket sehat. Bantuan diserahkan ke Posyandu Balita Flamboyan di Desa Bae, Kecamatan bae, Kudus, Jumat (6/8).
Bantuan berupa 5 karton biskuit balita, 5 karton biskuit ibu hamil, serta 50 buah masker dan sabun dibagikan dalam kesempatan tersebut. Penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh Ketua Posyandu Flamboyan, Petugas Puskesmas Bae, dan Ketua Garnita Malahayati Kudus Kak Chuzaenah.
Menurut Koordinator Sahabat Lestari Nurul Fauzi, pemberian bantuan ini disambut dengan baik oleh masyarakat. Bahkan warga berharap Sahabat Lestari bisa kembali memberi bantuan serupa di posyandu berikutnya.
Kak Fauzi mengatakan bahwa kegiatan serupa rutin dilakukan dengan sasaran yang berbeda-beda seperti sebelumnya yang digelar di Posyandu Flamboyan yang terletak di Desa Hadipolo, Kecamatan jekulo, Kabupaten Kudus.
”Kegiatan ini kami lakukan rutin seperti usulan dari kader atau relawan seperti kemarin sebelum PPKM darurat juga sistemnya sama bergantian di Posyandu Balita Flamboyan,” katanya selepas acara.
Lewat bantuan ini, Kak Fauzi berharap agar makanan tambahan berupa biscuit tersebut dapat menambah gizi para ibu hamil dan juga balita. “Agar gizi mereka tercukupi,” katanya berharap.
Di samping itu, Kak Fauzi juga mengapresiasi pelaksanaan posyandu yang dibuat bergilir dengan mengatur kedatangan masyarakat sehingga tak menimbulkan kerumunan. Hal ini sesuai dengan panduan Pelayanan Kesehatan Balita Pada Masa Tanggap Darurat Covid-19 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI.
“Posyandu ini diselenggarakan hanya warga sekitar atau satu dukuh. Yang datang pun memeriksakan bergantian tidak langsung banyak, sekitar 5 orang saja. Setelah pemeriksaan balita, masyarakat juga langsung pulang,” katanya.
Selain mengatur kedatangan masyarakat, posyandu yang diizinkan beroperasi oleh pemda harus memastikan bahwa petugas posyandu, anak, serta orang tua harus dalam kondisi yang sehat. Meja pelayanan juga diatur sedemikian lupa dengan jarak minimal 1 meter.
Petugas posyandu juga wajib menyediakan tempat cuci tangan. Sedangkan orang tua dianjurkan untuk membawa kain atau selendang sendiri untuk keperluan menimbang berat badan anak. Petugas posyandu juga harus mengatur jadwal pelayanan maksial untuk 10 orang di lokasi.
Selain di bidang kesehatan, Sahabat Lestari juga diketahui aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan. Komunitas di bawah naungan Kak Lestari Moerdijat ini tersebar di beberapa wilayah.

