18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

NasDem di Daerah Curhat Sulit Rekrut Anggota di Masa PPKM

JATENG.NASDEM.ID – Berdasarkan data Sekretariat DPW NasDem Jateng, perolehan e-KTA baru pada Minggu (25/7) hanya menunjukkan penambahan sekitar 86 anggota saja. Hal ini banyak disebabkan oleh penerapan PPKM Level 3 dan 4 di seantero Jawa Tengah.

Sepanjang penerapan PPKM, penambahan e-KTA tiap harinya bisa dikatakan tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan beberapa DPD tercatat tak melakukan penambahan anggota satu pun pada Minggu kemarin. Berangkat dari kondisi itu, jateng.nasdem.id mencoba merangkum pendapat beberapa ketua atau pengurus di beberapa DPD NasDem di Jawa Tengah.

Sebagian besar mengungkapkan bahwa situasi PKKM ini harus diakui membuat rekrutmen anggota menjadi terhambat. Ketua DPD NasDem Kabupaten Magelang Maladi menjelaskan mencari anggota di masa-masa seperti ini adalah tantangan berat karena dibenturkan dengan kondisi masyarakat.

“Secara psikologis kami terbebani, setiap turun kami nggak mentolo melihat kondisi masyarakat yang terpuruk. Jadi kalau nggak pakai bingkisan ya nggak tega. Yang kita pikirkan di situ, kita minta mengkondisikan. Kalau kita bawa masker atau sembako ya direspon, jadi saya off sementara,” kata Mak Maladi, Senin (26/7).

Berdasarkan data Sekretariat DPW NasDem Jateng, DPD NasDem Kabupaten Magelang baru mengumpulkan sebanyak 1.723 e-KTA atau 8.42 persen dari target. Meski begitu, Kak Maladi memilih agar pengurusnya membatasi aktivitas terlebih dahulu demi menjaga kesehatan diri dan keluarga.

“Di Magelang sama, masyarakat menjerit. Bagaimana lagi jika memang pemerintah memutuskan seperti itu ya mengikuti aja. Kita tidak turun agar jaga kesehatan. Kami membantu di rumah untuk karantina,” katanya.

Sementara itu, NasDem Brebes di bawah komando Kak Sonny Partono kini bertengger di posisi 16 se-Jawa Tengah dengan perolehan e-KTA sebanyak 6.454 buah atau 39,51 persen. Sekretaris DPD NasDem Brebes kak Mudhofir mengaku bahwa perolehan e-KTA di bulan ini merosot drastis.

“Di masa pandemi begitu hebatnya, mau ngapa-ngapain dibatasi. Sementara mengalami penurunan. Biasanya sehari dapat 70-100, saat ini posisinya terbatas. Jadi kita tetep, kita komitmen sehari walaupun 10 kita tetep jalan,” ia menjelaskan siang ini.

Meski begitu, ia terus memberikan pengertian kepada para pengurus DPC dan DPRt agar tetap berjuang demi menjalankan amanah partai. “Kalau saya e-KTA adalah sebuah kewajiban untuk membantu DPD. Tapi kita terus terang sebulan ini sama-sama bekerja. Kita memberikan pengertian terhadap DPC dan DPRT wajib humumnya sebagai syarat peserta politik. Tak boleh nanti-nanti harus sekarang,” tegas Kak Dhofir.

Meski tak menambah satu e-KTA pun di hari Minggu kemarin, tetapi Kak Dhofir mengatakan sudah membentuk setidaknya 86 DPRt, meskipun 71 diantaranya baru terbentuk dengan 5 pengurus saja.

Kondisi tak berbeda juga terjadi di DPD NasDem Kabupaten Cilacap. Sekretaris NasDem Cilacap Kak Cahyo Sasongko,
mengaku bahwa kasus Covid-19 yang sedang tinggi mempengaruhi peredaran para pengurus NasDem dalam KTA-nisasi.

“Di Cilacap Covid lagi tinggi, tiap hari terkonfirmasi 300an orang, kesembuhan belum sebanding dengan tingkat kenaikan Covid. Rata-rata kematian per hari di atas 30 orang menyulitkan kita pengurus maupun tim dalam perekrutan,” terangnya.

Saat ini, NasDem Cilacap diketahui telah mengantongi sebanyak 15.427 e-KTA atau 98.76 persen dari target. Kondisi ini menempatkan NasDem CIlacap di peringkat empat se-Jawa Tengah. Bahkan pada Minggu (25/7) kemarin, NasDem Cilacap dapat menambah 22 e-KTA.

“Saya monitor terus. Memang ada penurunan setelah ada PPKM dan Covid tinggi. Kami nggak mau orang-orang kita yang sehat jadi sakit. Di Cilacap semua dibatasi. Beberapa hari yang lalu dapatnya cuma 2 atau 4, minggu kemarin 22. Mungkin nanti sambil penyemprotan ketemu kader-kader, pendukung dan konstituen kita sambil jalan,” katanya menjelaskan.

Dari keterangan di atas, para pengurus NasDem di berbagai daerah memiliki tantangan yang hampir sama yaitu pandemi dan PPKM. Namun, para pengurus tetap penuh semangat dan tak henti berusaha demi memenuhi target perolehan e-KTA.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top