JATENG.NASDEM.ID – Dampak pandemi Covid-19 dan pelaksanaan PPKM darurat sejak 3 juli lalu sangat dirasakan di kalangan masyarakat, khusunya buruh yang mengandalkan pendapatan harian.
Bertolak dari kondisi tersebut, Garnita Malahayati kabupaten Wonosobo menyiapkan 50 paket sembako yang akan disalurkan kepada buruh gendong dan kalangan bawah lain.
Kegiatan ini direncanakan berlangsung pada hari Sabtu (24/7) mendatang. Kegiatan itu sekaligus sebagai rangkaian peringataan hari ulang tahun Garnita, tahun 2021.
Ketua Garnita Malahayati Kabupaten Wonosobo Murniyati, SE mengatakan kegiatan tersebut sebagai perwujudan empati terhadap mereka yang terdampak Covid-19 khususnya saat pemberlakuan PPKM darurat.
“Kondisi yang ada sangat mengenaskan. Buruh gendong yang biasanya mendapatkan hasil dari pasar, sekarang begitu terpengaruh. Untuk itu kami dari Garnita memang memiliki rencana untuk membantu mereka. Tidak banyak, tetapi setidaknya bisa meringankan beban buruh gendong tersebut,” ujar Murniyati di kantor DPD Partai NasDem Wonosobo, Senin (9/7).
Bhakti Sosial yang dilakukan Garnita Malahayati Wonosobo sudah yang kesekian kalinya sejak pandemi Covid 19 melanda. Sebelumnya, mereka mengadakan pembagian masker dan hand sanitizer kepada sopir angkot, pedagang, dan pengunjung pasar pagi di Wonosobo. Hal ini karena kesadaran akan memakai masker masih kurang di tengah angka peningkatan penderita Covid-19 yang masih tinggi di Wonosobo.
“Kita tidak bosan-bosannya memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap menjalankan prokes demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Kalau kita tidak mau taat dengan prokes, maka kondisi yang kita harapkan akan semakin lama terwujud,” ujarnya menambahkan.
Selain kegiatan tersebut, Garnita juga sedang melakukan penjajakan penyerahan food truck bagi kelompok petani kopi. Upaya ini sebagai langkah pemberdayaan dan pembinaan bagi petani kopi, agar semakin dapat meningkatkan kesejahteraan. Adapun lokasi yang dipilih adalah daerah Krinjing, di Kecamatan Watumalang. (NJ25)

