18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

NasDem Prihatin Tingginya Kasus Covid-19 pada Anak

JATENG.NASDEM.ID – Tingginya kasus Covid-19 pada anak-anak mengundang keprihatinan. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melaporkan dari jumlah 2,16 juta kasus Covid-19 di Indonesia, sebanyak 2,8 persen adalah anak usia 0-5 tahun dan 9 persen merupakan anak berusia 6-18 tahun.

Kondisi tersebut menjadi sorotan dan keprihatinan tokoh perempuan Nasdem. Wakil Ketua Bidang Pendidikan NasDem Jateng Linda Maharani mengatakan bahwa peningkatan kasus Covid-19 menjadi warning agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan.

Ia pun mendukung wacana pemerintah menunda pembelajaran tatap muka (PTM) demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kalau tatap muka pasti ada interaksi dan virusnya sudah mulai di udara. Apabila nanti ada interaksi, itu bukan memutus rantai Covid, kita malah memperpanjang rantai covid,” ujarnya.

Menurut Linda, interaksi anak-anak ketika berada di sekolah akan sulit dikendalikan mengingat kebiasaan mereka yang kerap lalai dengan protokol kesehatan. “Apalagi usia anak-anak yg masih butuh pendampingan, kayak umur yang masih TK, SD kelas 1-3, bahkan SD kelas 6 pun kita tidak bisa lepas begitu saja,” ia menambahkan.

Meskipun pemerintah telah merancang PTM dengan matang, namun menurutnya kebijakan ini perlu ditinjau kembali mengingat kedaruratan Covid-19 di kalangan anak-anak.

Sementara itu, Ketua Bidang perempuan dan anak DPP Partai NasDem Amelia Anggraini mengatakan tingginya angka infeksi Covid-19 pada anak ini bisa diatasi dengan vaksinasi yang menyeluruh.

“Pentingnya program vaksin berlaku secara universal coverage untuk seluruh usia supaya herd immunity benar-benar terbentuk. Program vaksin ini harus menyeluruh menyentuh hingga umur anak-anak,” ujar perempuan yang akrab disapa kak Amel ini.

Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan persetujuan penggunaan Vaksin COVID-19 produksi PT Bio Farma (Sinovac), vaksinasi dengan Sinovac bisa dilakukan pada anak berusia 12-17 tahun.

Menurut Amal, hal ini harus disambut dengan baik agar anak-anak memiliki imunitas demi mengurangi risiko penularan Covid-19. Selain itu, peran ibu dalam keluarga sangat penting dalam mencegah penularan Covid-19 di kalangan keluarga.

“Peran perempuan sebagai ibu harus memberikan guidance pada keluarga. Hal ini harus disosialisasikan pada masyarakat mengapa Covid-19 sangat berbahaya apalagi bagi yang belum mendapatkan vaksin,” kata kak Amel menekankan.

Untuk menyukseskan vaksinasi, Amel menekankan peran pemerintah pusat dalam menyosialisasikan pentingnya vaksin. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya menambah sentra vaksin demi memperluas cakupan penerima vaksin.

“Tak ada jalan lain selain program vaksin secara menyeluruh dengan sentra-sentra vaksin yag diperluas. Kemudian melakukan sosialisasi vaksin secara masif,” ujarnya.

Untuk itu, ia menambahkan, peran pemerintah daerah tingkat provinsi hingga desa dalam memberikan sosialisasi pentingnya vaksinasi pada masyarakat menjadi sangat penting.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top