JATENG.NASDEM.ID – DPD NasDem Kabupaten Brebes membagikan paket sembako kepada pengurus DPC dan DPRt di Kabupaten Brebes. Acara digelar di kantor DPC NasDem Kabupaten Brebes, Senin (10/5).
Sebanyak 100 paket sembako, satu ton beras, dan sarung yang dibagikan merupakan bantuan dari Dewan Pembina Partai NasDem Lestari Moerdijat. Atas bantuan ini, seluruh jajaran pengurus Partai NasDem Kabupaten Brebes mengucapkan terima kasih.
Sekretaris DPD NasDem Kabupaten Brebes Slamet Abdull Dhofir mengatakan bantuan dari Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat yang akrab disapa Mbak Rerie itu diharapkan memberi motivasi bagi para pengurus partai agar lebih bersemangat.
“Terima kasih atas bantuan dari Bu Rerie ini. semoga kita lebih bersemangat dalam mencari kader militan dan pengurus Partai dari DPC dan DPRt sebagai ujung tombak partai meraih suara pada pemilu 2024,” ujar Dhofir.
Ia menambahkan bahwa bantuan ini bisa menggerakan roda organisasi Partai NasDem di Kabupaten Brebes mengingat sampai saat ini belum ada wakil di DPRD setempat.
Senada dengan Dhofir, Ketua DPD NasDem Kabupaten Brebes Sonny Partono mengatakan bahwa bantuan seperti itu cermin perhatian.
“Kami perlu perhatian dari DPP, DPW, maupun korwil. Paling tidak kalau ada kegiatan atau barang fisik tak perlu uang. Nanti bisa kami sesuaikan pendistribusiannya sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Menurut Sonny pola seperti itu efektif untuk menunjang gerak partai. “Walupun tak punya wakil di Kabupaten, tapi dari DPP dan DPW bisa memberikan kita sarana supaya kami tentukan untuk diturunkan di daerah mana,” ia menjelaskan.
Sonny menekankan bahwa DPD NasDem Kabupaten Brebes memiliki tantangan besar tetapi jajarannya tetap memiliki tekad yang kuat untuk terus memperkuat struktur dengan perekrutan e-KTA.
Terbukti perolehan e-KTA Kabupatan Brebes meningkat dari hari ke hari. Terakhir menurut Sonny, Brebes menempati peringkat ketujuh di Jawa Tengah. Hal ini menjadi permulaan bagi DPD NasDem Kabupaten Brebes untuk menyongsong Pemilu 2024.
Sonny memasang target untuk bisa lolos ke lima besar dan menggalang hingga 15 ribu e-KTA agar bisa meloloskan kadernya menjadi anggota DPRD.
“Dengan angka tersebut, tentu kita harus punya wakil di kabupaten. Paling tidak ya delapan orang supaya bisa jadi satu fraksi,” kata Sonny penuh semangat.
