18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Fauzi Bayu: NasDem Surakarta Gembleng Kader Generasi Z

JATENG.NASDEM.ID – DPD NasDem Surakarta menggembleng kader-kader generasi Z agar berani tampil di depan publik, menyampaikan pesan perbaikan kondisi masyarakat.

“Forum itu kita kemas dalam acara pembagian takjil kepada publik di depan SMA Muhammadiyah Surakarta,’’ ujar Koordinator Dapil VII Fauzi Bayu, Senin (10/5).

Mantan Ketua Partai Rakyat Demokratik Jawa Tengah itu, mengatakan menempa generasi Z atau mereka yang lahir pada 1995–2010 menjadi suatu keharusan.

‘’Kita sangat menyadari bahwa pada Pilleg 2024 nanti, hampir 35 persennya berasal dari  generasi Z, yang sebagian di antara mereka merupakan  pemilih pemula, atau minimal baru kali kedua,’’ TAMBAHNYA.

Sebagai upaya mendulang suara milenial dan generasi Z, Bayu menjelaskan, NasDem Surakarta mengajak sejumlah kalangan muda untuk saling menempa keberanian menghadapi publik.

‘’Inilah makanya, pembagian takjil ini kami rancang, agar adik-adik kita ini berani bicara kepada masyarakat. Ketika memberikan takjil, mereka tidak hanya ‘ngulungi thok’ tapi diwajibkan untuk menjalin komunikasi, misalnya menanyakan nama, mau kemana, tinggal dimana, dan seterusnya,’’ katanya.

Sebelum anak-anak muda itu diterjunkan di lapangan, ia terlebih dahulu memberikan materi pembekalan tentang NasDem. ‘’Materi dasarnya adalah pengenalan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, setelah itu struktur organisasi,” ujarnya.

“Dikenalkan juga prinsip-prinsi dasar NasDem dalam menyikapi kondisi masyarakat, seperti politik anti mahar dan NasDem sebagai partai gerakan dan partai eleKtoral,’’ Bayu menekankan.

Ia menjelaskan, sebagian besar anak-anak yang bergabung itu masih kulliah, bahkan ada yang baru duduk di bangku SMA kelas tiga. ‘’Saat ini sepertinya sulit untuk mencari forum bagi anak muda untuk mengembleng keberanian demo di lapangan,” ujarnya.

“Kalau kita lihat, praktis kehidupan kampus dan sekolah, lurus-lurus saja, dalam arti sepenuh waktu dihabiskan di kampus. Karena itu, kesempatan mereka untuk bereksperimen dalam sebuah aksi di lapangan, makin ciut,’’ Bayu menambahkan.

Ia lantas mengenang di masa mudanya, dimana waktu di kampus jauh lebih sedikit dibanding yang ia habiskan di lapangan untuk melakukan demo, atau leave in di masyarkat untuk program agitasi dan advokasi.

‘’Zaman saya, kuliah yang sebenarnya itu ya di lapangan atau tinggal bersama dengan rakyat miskin. Dari situlah, kami bisa mencium darah dan keringat rakyat dalam memperjuangkan kehidupannya,” katanya mengenang.

Bayu menyebutkan puluhan anak muda saat ini tengah melakoni masa pengemblengan. ‘’Tahap awal kami siapkan dulu sekitar 50 anak muda. Kami terus akan pantau, apakah mereka sudah berani untuk mengkampanyekan NasDem di lingkungan mereka,” katanya.

“Untuk berkomunikasi, kami juga tergabung dalam WhatsApp group, sehingga jika ada persoalan di lapangan, bisa langsung di atasi,’’ Bayu menambahkan.

Kepada anak-anak muda itu, Bayu meminta untuk mengajak kawan-kawannya bergabung dengan NasDem yang dikukuhkan dalam keanggotaan di e-KTA. ‘’Sudah barang tentu, otomatis mereka ber e-KTA, setelah itu, mengajak teman-temannya untuk memiliki kartu yang sama.’’

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top