18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Penanganan Korban Pascabencana Jadi Sorotan Komisi VIII DPR

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VIII DPR RI dengan Badan Nasional Penanggulangam Bencana  (BNPB)  pekan lalu (29/1) dimanfaatkan anggota DPR RI Fraksi NasDem, Nurhadi terutama mengenai response time penanganan masyarakat pascabencana.

 

Fokus pembahasan pertama mengenai penyelesaian hak hak korban bencana gempa likuifaksi dan tsunami di Palu. Nurhadi menyampaikan pentingnya pemerintah dan BNPB mempercepat alokasi bantuan yang belum terlaksana dengan baik.

 

“Di tengah data korban yang belum valid, yang selama ini selalu menjadi hambatan pemerintah, mestinya ada terobosan. Karena hal itu sifatnya hanya mengiringi program kemanusiaan yang menjadi fokus utama,” katanya.

 

Pembahasan kedua berkaitan dengan penanganan dampak banjir bandang di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terkatung-katung.

 

“Ini sudah enam bulan lebih tapi kenapa belum ada realisasi?” tanya Legislator NasDem asal Jawa Timur itu.

 

Fokus dari penjabaran Nurhadi erat kaitannya dengan usulan tempat penampungan yang lebih memanusiakan para korban bencana alam. Ia menilai, lokasi pengungsian selama ini belum memenuhi standar keamanan dan kenyamanan untuk para korban bencana alam.

 

“Harus dipastikan bahwa korban bencana alam  mendapatkan penampungan sementara yang layak,” tegasnya.

 

Sebagai contoh, Nurhadi  mengutip data dari Koalisi Masyarakat Sipil Korban Gempa Likuifaksi Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala Center), yang menyebutkan sekitar 4000 keluarga yang menjadi korban tidak mendapat hunian sementara (huntara) dan masih mendiami tenda pengungsian.

 

“Masyarakat di sana masih mendiami tempat yang kurang layak. Jika dihitung dari waktu kejadian bencana, ini sudah satu tahun lebih berlalu,” pungkasnya. (PartaiNasDem.id)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top