18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Willy Sarankan Capres Hentikan Cara Kampanye Ngawur

JAKARTA (2 Desember): Ketua DPP NasDem bidang Media dan Komunikasi Publik WIlly Aditya meminta kampanye bertema korupsi disertai gagasan pembanding terkait tingkat tindak pidana korupsi di Indonesia.

Pernyataan tersebut menanggapi ucapan capres Prabowo Subianto mengenai korupsi di Indonesia sudah seperti kanker stadium empat.

“Sebaiknya capres berhenti cara berkampanye ngawur,” kata Willy di Jakarta Sabtu, (1/12).

Lebih jauh Willy menyatakan Prabowo harus membedakan sistem pemerintahan di negara otoriter seperti era zaman orde baru dengan zaman demokrasi saat ini.

Willy menyampaikan, kekuasaan pada era orde baru sangat tertutup dan absolut di tangan penguasa, sedangkan era demokrasi kekuasaan tersebar, bahkan pemerintah Indonesia menjalankan otonomi daerah.

Diungkapkan Willy, aparat keamanan bekerja sesuai kebutuhan penguasa ketika era zaman orde baru, kemudian terjadi reformasi yang menata ulang pemerintahan termasuk muncul pembentukkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai ‘ujung tombak’ pemberantasan korupsi bersama Kejaksaan dan Polri.

“Di zaman orde baru jika ada orang yang berani kritik karena korupsi maka bisa-bisa orang tersebut akan dibungkam. Berbeda dengan sekarang yang semua harus transparan,” ungkap Willy.

Willy juga menjelaskan pemberantasan korupsi yang terjadi saat ini di Indonesia disebabkan keterbukaan dan pemisahan kekuasaan antara lembaga eksekutif, legislatif, serta yudikatif.

Berdasarkan data yang dirilis Transparansi Internasional pada 1999, Willy mengungkapkan pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia terendah di kawasan Asia, namun saat ini Indonesia hanya berada di bawah Singapura, Malaysia, dan Brunei.

SUMBER: https://www.partainasdem.id/read/6734/2018/12/02/willy-sarankan-capres-hentikan-cara-kampanye-ngawur

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top