Jakarta: Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi mengatakan dukungan keluarga Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ke kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin sangat krusial perannya. Dukungan ini semakin mempersolid kalangan pemilih Nahdhatul Ulama ke paslon nomor urut 01 itu.
“Ini luar biasa dukungan yang sangat patut dirayakan oleh Pak Jokowi-Ma’ruf. Karena bagaimana pun figur Mbak Yenny dan keluarga Gusdurian tidak bisa diabaikan,” kata Burhan di acara Primetime News Metro TV, Rabu 26 September 2018.
Apalagi dalam deklarasi dukungan siang tadi, hadir sosok mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD yang sebelumnya digadang-gadang menjadi cawapres Jokowi. Kehadiran Mahfud MD menepis isu terpecahnya suara NU di Pilpres 2019.
“Ini artinya selesai kan persoalan internal apakah warga NU terbelah atau tidak di tengah terpilihnya Kiai Ma’ruf,” ujarnya.
Menurut dia, tidak bisa dinafikan NU adalah Gusdurian dan Gusdurian adalah NU. Dari segmentasi kalangan pemilih muslim hampir separuhnya merasa memiliki kedekatan emosional dengan NU.
“Jangan lupa 41 persen orang Islam mengaku dekat dengan NU. Dan bicara keluarga Gusdur tidak bisa dilepaskan dari NU. Kalau 41 persen sementara ormas-ormas lain dibawah satu digit, jadi memang sangat krusial,” pungkasnya.
Siang tadi, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman (Yenny Wahid) telah menjatuhkan pilihannya. Putri Presiden ke-IV Abdurahman Wahid itu mendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
“Dengan mengucap Bismillah, dengan ini kami menyatakan mendukung nomor urut satu, Bismillah Presiden Jokowi akan kembali memimpin Indonesia,” kata Yenny di Rumah Perjuangan Gus Dur, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu, 26 September 2018.
SUMBER: https://www.medcom.id/nasional/politik/gNQnqynb-dukungan-keluarga-gus-dur-bukti-nu-solid-ke-jokowi


