Komunitas Sahabat Lestari dan Forum Komunikasi Difabel Kudus melakukan pengukuran pembuatan kaki palsu bagi warga penyandang disabilitas di Sekretariat Forum Komunikasi Difabel, Kabupaten Kudus, Jumat (27/07).
Sebanyak 32 orang dengan disabilitas di Kabupaten Kudus mengikuti pengukuran kaki palsu. Para peserta berasal dari Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Jepara.

Dengan diadakanya kegiatan ini agar penyandang disabilitas yang minoritas, kedepannya harus mendapat perhatian lebih. Dengan begitu mereka dapat membangkitkan semangat dan dapat membantu mereka untuk beraktivitas.
Nantinya mereka akan mendapat bantuan kaki palsu dari Dewan Pembina Sahabat Lestari, Lestari Moerdijat. Kaki palsu tersebut akan dibagikan pada Agustus mendatang.
Dalam acara ini masing-masing peserta di ukur panjang dan lebar diameter lubang untuk kebutuhan kakinya. Sebab peserta masing-masing punya kebutuhan yang berbeda.

Antusiasme terpancar dari raut para peserta, karena menurut mereka program mengenai bantuan kaki palsu masih sangat minim. Hal tersebut juga disampaikan oleh Rismawan yang merupakan Ketua Forum Komunikasi Disabilitas Kudus.
“Saya mewakili komunitas Disabilitas Kudus berharap program ini dapat berlanjut di tahap selanjutnya. Seperti pemberdayaan perekonomian misalnya, agar teman-teman dengan disabilitas dapat mandiri,” ungkapnya.
Komunitas Sahabat Lestari juga telah menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial seperti layanan kesehatan, bantuan korban banjir, bantuan sembako dan pemberdayaan perempuan.

