MAGELANG – TMMD Reguler 102 secara serentak dibuka hari ini, Selasa (10/7/2018). Peresmian kegiatan itu berlangsung di lapangan Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.
Di wilayah Kodam IV/Diponegoro, TMMD dilaksanakan di empat wilayah, yakni Kodim 0704/Banjarnegara, Kodim 0705/Magelang, Kodim 0714/Salatiga, dan Kodim 0728/Wonogiri.
Selain TMMD Reguler, juga digelar TMMD Sengkuyung yang dilaksanakan di semua wilayah jajaran Kodam IV/Diponegoro.
“TMMD ini sebagai upaya untuk memberdayakan dan mengedukasi masyarakat, serta yang paling utama adalah untuk meningkatkan perekonomian dan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan,” kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat membuka TMMD Reguler ke-102, dalam siaran tertulis yang diterima Tribunjateng.com.
Upacara pembukaan TMMD dihadiri Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo, serta para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait.
Ganjar menuturkan, TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga mengenai semangat gotong-royong membangun bangsa. Selain itu juga bahu-membahu memberikan sumbangan pikiran, ide, dan gagasan, tenaga dan keterampilan, materi dan kebendaan, dan lain-lain.
“Saya selalu merasa senang atas kegiatan-kegiatan yang berbasis kegotong royongan untuk kemaslahatan seperti TMMD”, ungkap Gubernur.
Menurut dia, program-program yang dilaksanakan TMMD di antaranya pemugaran RTLH, membangun jambanisasi ataupun sanitasi sangat baik untuk meningkatkan derajat kehidupan masyarakat yang lebih layak dan sehat.
Selain itu, Ganjar menyatakan, berbagai upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan sangat luar biasa di tengah upaya mengatasi persoalan kemiskinan Jateng yang angkanya masih cukup tinggi yaitu 12,23 persen pada 2017.
Tak kalah pentingnya, program TMMD yang dilaksanakan yaitu upaya untuk terus mengedukasi masyarakat tentang nasionalisme, ancaman terorisme dan radikalisme, serta bahaya narkoba, khususnya para pemuda generasi penerus bangsa.
“TMMD bukan semata-mata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa, tapi juga membangun semangat dan percaya diri masyarakat. Ayo kita sengkuyung bareng-bareng program pembangunan yang menyejahterakan masyarakat desa,” imbau gubernur.
Pada pembukaan TMMD kali ini, para tamu undangan disuguhi Gelar Budaya Daerah dengan menampilkan Seni Kobra Siswo dari Desa Bandongan.
Usai pembukaan TMMD, Gubernur Jateng didampingi Kasdam IV/Diponegoro dan Kapolres Magelang menyerahkan bantuan sembako kepada Veteran, pembagian pakaian seragam SD, dan penanaman pohon.
Rangkaian kegiatan pembukaan TMMD diakhiri dengan peninjauan lokasi sasaran TMMD di Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.
SUMBER: http://jateng.tribunnews.com/2018/07/10/ganjar-pacu-tmmd-untuk-pemberdayaan-edukasi-masyarakat-dan-pemerataan-pembangunan


