Sebanyak 1690 bakal calon legislatif se Jawa Tengah itu mengikuti interview. Satu persatu mereka digali potensinya oleh tim accessor Partai NasDem.
Ketua DPW NasDem Jateng Setyo Maharso mengatakan, interview ini untuk mendapatkan bacaleg yang potensial, sehingga nantinya mendapatkan wakil rakyat yang sesuai dengan yang diharapkan partai NasDem.
“Kriteria utama caleg, ia harus memiliki kapabilitas, integritas dan jaringan. Sehingga mereka bisa bekerja dan tidak mengganggu yang lain. Ini sebetulnya tujuan kita lakukan interview bacaleg, untuk menggali dari masing-masing caleg,” ujar Setyo Maharso disela-sela interview, Sabtu (2/6/2018).
Senada dengan Maharso, Ketua DPP NasDem, Amelia Anggraini mengatakan, interview ini adalah proses seleksi kandidat Bacaleg untuk DPRD Jateng, DPRD Kota dan Kabupaten di Jawa Tengah.
“Interview ini dilakukan karena Partai Nasdem sadar kalau medan dalam pileg 2019 ini tidak seperti medan dalam pileg 2014. Sehingga dengan sistem penghitungan caleg murni, diharapkan para caleg memiliki kapasitas dan memberikan suara signifikan,” ujar Amelia.
Amelia yang juga anggota Komisi IX DPR RI dari Dapil 7 Jateng ini mengungkapkan, dalam interview bacaleg intinya memberikan pembobotan, untuk mengetahui persiapan apa saja yang sudah dilakukan bacaleg, untuk mengetahui modal sosial bacaleg, untuk mengetahui modal finansial bacaleg, untuk mengetahui latar belakang politik dan lain sebagainya.
“Saat ini kita harus realistis, karena dalam pencalonan ini ada dua modal yakni sosial dan finansial. Kalau calon punya modal sosial yang bagus tapi tidak punya modal finansial, itu juga akan kita pikirkan begitu juga sebaliknya. Jadi kita benar-benar mencari caleg yang sudah siap secara sosial dan finansial. Jadi kita tidak asal-asalan apalagi hanya untuk memenuhi kuota, khususnya caleg perempuan,” ujar Anggraini.
Sementara itu anggota DPR RI yang lain M. Fadholi, menambahkan interview yang dilakukan partai Nasdem supaya Bacaleg dalam melakukan kegiatan bisa terarah dan terukur. Bacaleg tidak melakukan hal-hal diluar ketentuan-ketentuan yang sudah diundangkan. Selain itu bacaleg harus mengikuti tata tertib partai, interview juga untuk menggali potensi bacaleg disetiap dapil.
“Dengan sistem perhitungan yang berbeda, dalam interview ini untuk memberikan penguatan-penguatan bacaleg, masing-masing daerah harus ada caleg berpotensi. Sehingga bisa mendapatkan suara yang signifikan,” tambah Fadholi.
SUMBER: http://www.rmoljateng.com/read/2018/06/02/5881/Cari-Caleg-Potensial,-NasDem-Jateng-Gelar-Interview-Bacaleg-

