Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengunjungi Tempat Pendaratan Ikan Waduk Gajahmungkur Wonogiri, Jawa Tengah. Dalam kesempatan ini, Ganjar mengajarkan lima skema kerja agar nelayan cepat mencapai kesejahteraan.
Pola pertama yang bisa dilakukan dengan memaksimalkan kerja sambilan pada masa paceklik. Bisa bertani, buruh bangunan, atau usaha lain yang menghasilkan. Lalu, nelayan jangan ragu melaporkan kendala yang ditemui misalnya kendala alat tangkap. Untuk pemesanan, Ganjar meminta koperasi nelayan membuat divisi penjualan tersendiri.
“Ada bagian yang tugasnya mencari pasar, jadi tidak bergantung bakul,” kata Ganjar dalam keterangannya, Minggu (29/4).

Ganjar Ajarkan Nelayan Waduk Gajahmungkur. (Foto: Dok. Humas GP)
Pola keempat yang bisa diikuti, yakni mencoba usaha peternakan seperti kambing atau sapi. Untuk ini, Ganjar berjanji mendatangkan para ahli untuk melatih warga. Bantuan bibit kambing dan sapi pun bisa diberikan setelah warga sudah diketahui keseriusannya.
“Terakhir, soal modal kalau mau saya datangkan Bank Jateng. Ada kredit bunga rendah, saya sedang minta skema pembayaran per tiga bulanan agar memudahkan untuk nelayan dan petani,” jelasnya.
Sementara Ketua Koperasi Mina Tirta Basuki menyampaikan, jumlah nelayan di Waduk Gajahmungkur sekitar 1.600-an. Kesejahteraan mereka bergantung pada banyak sedikitnya ikan yang ditangkap. Pada bulan Januari hingga Juni adalah masa paceklik karena air sedang tinggi sehingga ikan sulit didapat.
“Kalau lagi banyak ikan di tempat lain, kadang bakul enggak ke sini, kita enggak bisa jual ya, pasrah,” kata Basuki.

Ganjar Ajarkan Nelayan Waduk Gajahmungkur. (Foto: Dok. Humas GP)
Sedangkan masa panen terjadi pada bulan Juli hingga September.
“Kalau air tinggi, ikan sembunyi di tanaman bawah waduk jadi susah ditangkap. Kalau air surut air pada keluar, saat itulah panen,” imbuh dia.
Pada masa panen, seorang nelayan bisa menangkap ikan 6-7 ton pe rhari. Waduk ini terkenal akan ikan nila, patin, dan tawes.
Kendala utama nelayan adalah mahalnya harga alat tangkap seperti jaring dan pancing. Selain itu penjualan ikan masih bergantung pada tengkulak.
SUMBER: https://kumparan.com/@kumparannews/ganjar-ajarkan-5-tips-ke-nelayan-wonogiri-agar-cepat-sejahtera

