18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Dompet Biasa Menjadi Luar Biasa

Semarang (26/4)– Farida sudah telah menyiapkan kedua anaknya sedari pagi. Perempuan ramah tersebut tengah bersiap mengikuti pelatihan membuat kerajinan tangan yang berlokasi tak jauh di tempatnya, Desa Punden Arum, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Rabu (25/4). Dalam acara bertajuk “Workshop Decoupage Bersama Mbak Rerie” tersebut, Farida terpaksa mengajak kedua anaknya karena tak ada orang dirumah.

Pelatihan kerajinan decoupage ini sangat penting bagi Farida. Dia berharap tersebut dapat menambah ketrampilanya, siapa tau dapat menjadi peluang usaha baginya.

Baca Juga : Make Up Natural Flawless Lebaran bersama Mbak Rerie

Decoupage merupakan seni menghias benda atau media dengan cara menempelkan kertas atau kain pada permukaan benda misalnya dompet atau tas. Lestari Moerdijat alias Mbak Rerie sengaja membuat pelatihan tersebut bagi para perempuan di Demak dan sekitarnya. Diharapkan, Workshop Decoupage Bersama Mbak Rerie ini bisa menjadi ide bisnis bagi mereka.

Acara ini dipandu oleh Ika Radiawati, perajin asal Semarang,mengatakan program sengaja dibuat untuk meningkatkan perekonomian warga.

“Semoga acara ini mampu meningkatkan minat berkreasi para perempuan, sehingga lebih produktif dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Ika.

Baca Juga : Eddies Adelia Ikut Kelas Masak Bareng Garnita Jateng

Tahap awal, tiap peserta dipinjami alat dan bahan untuk persiapan pembuatan decoupage. Kemudian, Ika menginstruksikan kepada peserta untuk menempelkan tissu berpola ke dompet. Tisu kemudian digunting sesuai pola yang dikehendaki.

Setelah itu, para peserta diminta mengambil kuas dan dan mencelupkannya ke dalam lem, lalu oleskan ke dompet, dan dikeringkan.

“Setelah kering, dompet dibubuhi vernis agar permukaan lebih kinclong,” tutur Ika.

Para peserta mengaku senang mengikuti workshop yang diikuti 37 peserta tersebut, tak terkecuali Farida. Bertempat di kediaman Sulasih, Farida yang “didampingi” Tya dan Alisa, dua anaknya yang masih kecil.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top