Semarang (26/4)– Farida sudah telah menyiapkan kedua anaknya sedari pagi. Perempuan ramah tersebut tengah bersiap mengikuti pelatihan membuat kerajinan tangan yang berlokasi tak jauh di tempatnya, Desa Punden Arum, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Rabu (25/4). Dalam acara bertajuk “Workshop Decoupage Bersama Mbak Rerie” tersebut, Farida terpaksa mengajak kedua anaknya karena tak ada orang dirumah.
Pelatihan kerajinan decoupage ini sangat penting bagi Farida. Dia berharap tersebut dapat menambah ketrampilanya, siapa tau dapat menjadi peluang usaha baginya.
Baca Juga : Make Up Natural Flawless Lebaran bersama Mbak Rerie
Decoupage merupakan seni menghias benda atau media dengan cara menempelkan kertas atau kain pada permukaan benda misalnya dompet atau tas. Lestari Moerdijat alias Mbak Rerie sengaja membuat pelatihan tersebut bagi para perempuan di Demak dan sekitarnya. Diharapkan, Workshop Decoupage Bersama Mbak Rerie ini bisa menjadi ide bisnis bagi mereka.
Acara ini dipandu oleh Ika Radiawati, perajin asal Semarang,mengatakan program sengaja dibuat untuk meningkatkan perekonomian warga.
“Semoga acara ini mampu meningkatkan minat berkreasi para perempuan, sehingga lebih produktif dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Ika.
Baca Juga : Eddies Adelia Ikut Kelas Masak Bareng Garnita Jateng
Tahap awal, tiap peserta dipinjami alat dan bahan untuk persiapan pembuatan decoupage. Kemudian, Ika menginstruksikan kepada peserta untuk menempelkan tissu berpola ke dompet. Tisu kemudian digunting sesuai pola yang dikehendaki.
Setelah itu, para peserta diminta mengambil kuas dan dan mencelupkannya ke dalam lem, lalu oleskan ke dompet, dan dikeringkan.
“Setelah kering, dompet dibubuhi vernis agar permukaan lebih kinclong,” tutur Ika.
Para peserta mengaku senang mengikuti workshop yang diikuti 37 peserta tersebut, tak terkecuali Farida. Bertempat di kediaman Sulasih, Farida yang “didampingi” Tya dan Alisa, dua anaknya yang masih kecil.

