POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Bakal Calon Legislatif di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sulsel Jhon Sonda Patu meminta maaf atas kesalah penulisan Nama Jagoan Partai Nasdem Jokowi Dodo di Pilpres 2019 mendatang.
Jhon Patu mengaku, hal itu diluar kesengajaan pihaknya. Ia mengakui, bahwa kesalahn penulisan nama tersebut telah tersebar luas secara nasional melalui media sosial.
Baca Lainnya : Kenapa Hoax Laku di Kalangan Terdidik ?
“Jadi kronologinya adalah, kami memasang Baliho tersebut sejak datangnya pak Ketua DPP Nasdem Surya Paloh, tapi pasca diketahui kesalahan tersebut kami langsung melepasnya,” kata Jhon Sonda Patu saat mengklarifikasi perihal kesalahan penulisan nama Presiden RI aktif itu di Warkop Baraka, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar, Sabtu (3/2/2018).
“Sebenarnya yang salah baliho utu hanya ada dua baliho saja, sisanya semua bagus,” sambung
Didampingi legislator Nasdem Makassar Mario David, Jhon Sonda Patu menjelaskan, jika kesalahan itu dilakukan oleh Tim Sukses nya. Dimana, itu terjadi diluar koordinasi dengan Tim yang dibentuk oleh Partai Nasde.
Baca Lainnya : Di Depan Surya Paloh, Emil Puji NasDem Tak Pernah Minta Mahar Politik
“Jadi itu murni inisiatif dari Tim saya, dan diluar koordinasi dengan Nasdem, ini murni salah ketik,” tegas Bacaleg Dapil Makassar B ini.
Sementara, Mario David mengakui, jika kesalahan itu murni tanpa koordinasi dengan Partai Nasdem.
‘Di Nasdem itu, kota punya standar, tapi memang ada yang lepas satu, dan tidak terkoordinasi, makanya miss,” tukas Mario David.
Baca Lainnya : Prananda Pimpin Apel Siaga Garda Maluku
Diketahui, belum lama ini, tersebar Baliho Partai Nasdem yang salah menuliskan nama Jokowi di Spanduk sosialisasi di Pileg 2019.
“Jowoki Presidenku, Nasdem Partaiku,” begitu tulis dalam Banner berukuran 2 kali 3 tersebut. Spanduk bergambar Jokowi berdampingan dengan Surya Paloh itu tersebar di dua titik di Kota Makassar.
SUMBER: http://sulsel.pojoksatu.id/read/2018/03/03/167078/


