JATENG.NASDEM.ID – Partai NasDem layak disebut sebagai kawah candradimuka, tempat berbagai kalangan ditempa, tumbuh, dan berproses menuju panggung politk.
Buktinya? Beberapa tokoh muda NasDem sukses dalam jalur politik. Siapa saja?
Bayu Andriyanto
Bayu berhasil menorehkan sukses sebagai Wakil Bupati Rembang di usia 29 tahun pada 2016 lalu. Lewat Partai NasDem, Bayu menyandang predikat wakil bupati termuda kedua di Jawa Tengah kala itu.
Kini, Bayu fokus sebagai ketua DPD NasDem Kabupaten Rembang. Baginya, NasDem adalah partai yang bukan hanya menjadi tempat berproses namun juga memberikan dukungan dan kesempatan baginya.
Qoriah Dwi Puspa
Selesai kuliah dan meraih gelar sarjana pada 2014, Qoriah yang masih berusia 23 tahun langsung terjun ke politik. Pilihannya di Partai NasDem. Namanya masuk sebagai calon legislator dalam Pileg 2014.
Ternyata dukungan partai dan keluarga, perempuan yang akrab disapa Qori ini sukses menduduki kursi DPRD Kabupaten Kebumen. Pada Pileg 2019, ia kembali mendulang sukses sebagai anggota dewan. Kini, Qori dipercaya sebagai Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Kebumen
Wisnu Ibet Pradana
Bergabung dengan NasDem saat masih berbentuk ormas pada 2010 lalu, Ibet kemudian mencalonkan diri dan lolos sebagai anggota DPRD Kabupaten Wonosobo pada 2014. Saat itu usianya baru menginjak 23 tahun.
Sukses di periode pertama, Ibet terpilih kembali pada Pileg 2019. Saat ini, selain menjadi anggota DPRD, ia juga dipercaya sebagai Ketua DPD NasDem Kabupaten Wonosobo.
Januar Susanto
Sosok keempat yang bersinar, seperti tiga tokoh muda di atas adalah Eko Januar. Saat ini, Eko menjabat periode kedua sebagai anggota DPRD Kabupaten Purworejo.
Sejak 2016, ketika usia 27 tahun, Eko juga dipercaya sebagai Ketua DPD NasDem Purworejo. Bahkan, pada Pileg 2019 lalu, di bawah kepengurusan Eko, terdapat lima kader NasDem berhasil duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Purworejo.
Itulah beberapa tokoh muda yang melalui kawah candradimuka Partai NasDem berhasil menorehkan tintas emas dalam politik di Jateng. Melihat kiprah keempatnya, siapa sih yang tidak terinspirasi?

