18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Warga Mengeluh Air Tak Lancar, Kak Wisnu Cek Instalasi Pipa PDAM di Ujungpandan

JATENG.NASDEM.ID – Warga Desa Ujungpandan, Kecamatan Welahan mengeluhkan buruknya pelayanan PDAM. Yaitu, aliran air yang tidak lancar. Keluhan itu disampaikan kepada Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Jepara Kak Padmono Wisnugroho.

Usai menerima keluhan warga, Kak Wisnu langsung turun ke lapangan. Tiba di Desa Ujungpandan, ia disambut puluhan warga beserta sejumlah perangkat desa. Bersama-sama mereka, Kak Wisnu kemudian memeriksa instalasi pipa air PDAM di beberapa rumah warga.

“Yang saya temukan adalah meteran air yang dihubungkan dengan pompa listrik. Pelayanan PDAM Jepara memang masih memprihatinkan,” ujar Kak Wisnu, Rabu (12/1).

Hasil pemeriksaan di lapangan, Kak Wisnu mengatakan, banyak ditemukan sambungan pipa ke rumah pelanggan yang seharusnya mengalirkan air, tapi justru hanya mengeluarkan angin. Ironisnya meteran air tetap berputar ketika keran dibuka.

Hal itu membuat pelanggan tetap harus membayar beban pada PDAM meski bukan air yang keluar. “Kan kasihan pelanggan, yang keluar angin tapi tetap membayar, karena meteran airnya berputar,” kata Kak Wisnu.

Menurut Kak Wisnu, agar warga mendapat aliran air PDAM, para pelanggan terpaksa menggunakan pompa listrik untuk menyedot air dari sambungan meteran tersebut. Tak pelak, hal itu akan menambah beban masyarakat lantaran harus membayar air PDAM dan tambahan beban listrik.

“Apa yang terjadi di Desa Ujungpandan ini membuktikan bahwa kinerja PDAM harus dipacu untuk ditingkatkan,” ia menegaskan.

Salah satu perangkat Desa Ujungpandan Syaifudin mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung lama. Jumlah pelanggan PDAM di Desa Ujungpandan lebih kurang 700 keluarga.

“Ada sekitar 700 pelanggan PDAM di Ujungpandan, dan semuanya memakai pompa air. Bahkan beberapa memakai jetpump agar tarikannya kencang,” kata Syaifudin.

Meski pelanggan PDAM sudah menggunakan mesin pompa air, Syaifudin menambahkan, air dari pipa PDAM masih tidak bisa mengalir lancar. Air PDAM hanya keluar pada jam-jam tertentu.

“Kadang pagi hidup siang mati, sore baru hidup lagi,” kata Syaifudin mengeluhkan. (NJ05)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top