JATENG.NASDEM.ID – Sembilan peserta Rakorwil Partai NasDem dari Kabupaten Jepara mengenakan baju adat Jepara yaitu kain tenun troso. Baju adat ini dipakai pada hari pertama Rakorwil NasDem Jateng, Senin (29/11).
Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Jepara Kak Nur Hidayat mengatakan peserta Rakorwil Partai NasDem di hari pertama ini semuanya mengenakan baju adat.
“Sore ini sampai nanti malam pakai baju adat. Kami memakai baju adat Jepara yang biasa dipakai waktu Hari Jadi Jepara. Baju adat ini berbahan kain tenun troso,” kata Kak Nur Hidayat saat dihubungi melalui sambungan seluler, sore ini.
Anggota DPR Kabupaten Jepara ini menjelaskan bahwa pemilihan mengenakan baju adat Jepara bukan tanpa alasan. Tujuh anggota DPRD Kabupaten Jepara dari partai NasDem beserta dua orang pengurus DPD kompak memaki baju adat Jepara untuk menunjukan identitas Jepara dan mengenalkan budaya baju adat Jepara.
“Seperti diketahui baju adat Jepara ini kan bisa dibilang masih baru, artinya belum lama diperkenalkan kepada masyarakat. Itu sebabnya kami memakai baju adat Jepara, sekaligus identitas,” kata Kak Nur Hidayat menjelaskan.
Seperti diketahui, DPW Partai NasDem Jawa Tengah dan Yogyakarta menggelar Rakorwil mulai hari ini hingga selasa besok. Rakorwil kali ini mengusung tema sejarah dan budaya. Acara pembukaan dilangsungkan di pelataran Candi Prambanan sebagai simbol perjuangan, kejayaan, dan keluhuran budaya. (NJ05)

