JATENG.NASDEM.ID – Ketua DPP NasDem Pemenangan Jawa III (Jateng dan DIY) Sugeng Suparwoto meminta kepada pengurus NasDem Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga untuk segera mengambil langkah-langkah strategis guna mengejar ketertinggalan baik dalam pembentukan strukur organisasi maupun pemenuhan target pencapaian e-KTA.
Menurut Sugeng, kapasitas NasDem Kabupaten Semarang sebenarnya mampu menorehkan cerita sukses lebih besar lagi. ‘’Namun kita lihat saat ini, dalam hal pengumpulan e-KTA, Kabupaten Semarang baru meraup 3.981 atau 30 persen dari target, dan berada di urutan ke 12,’’ ujarnya.
Namun, ia menggantungkan harapan tinggi pada NasDem Kabupaten Semarang untuk segera lari mengejar ketertinggalan dan target-target keorganisasian menuju pemenang kedua pada Pileg 2024. ‘’NasDem Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga menjadi tumpuan kemenangan NasDem di Jateng.’’
Sugeng Suparwoto mengatakan hal itu dalam konsolidasi antara DPP, DPW, dan DPD Nasdem Jateng di Tlaga Resort Tuntang, Semarang. Selain anggota DPR RI Dapil VIII Jateng itu, acara tersebut juga dihadiri Ketua DPP NasDem bidang Kesehatan Perempuan dan Anak Kakak Amalia Anggraini, Kakak Harry Poernomo, Donny Iswandi, Waskejen Jakfar Sidik dan Deddy Ramanta.
Kemudian dari unsur DPW tampak hadir Ketua DPW NasDem Jateng Setyo Maharso, Sekretaris Ali Mansyur, Sunu Pajar Bibit Prasetyo, Kakak Idris, Kakak Yuyun, dan Kakak Cindy serta pengurus lainnya. Selain itu juga hadir Ketua DPD NasDem Kabupaten Semarang Suyadi, Ketua DPD NasDem Kota Salatiga Dandan Febri Herdiana dan segenap jajaran pengurus cabang di wilayah itu.
Pada Pileg 2019, NasDem Kabupaten Semarang mampu menyabet tiga dari 50 kursi, mengalami kenaikan pesat sebab di 2014 belum kebagian kursi. Sedangkan untuk Kota Salatiga, saat ini NasDem memiliki satu dari 25 anggota dewan.
Menurut Sugeng, NasDem Kabupaten Semarang harus segera melengkapi kepengurusan partai hingga tingkat ranting. ‘’Di Kabupaten Semarang ini kan ada 235 desa. Itu artinya, jika setiap desa ada 55 pengurus maka harus ada 13 ribu pengurus,’’ ujarnya. Karena itu, lanjut dia, target e-KTA di Kabupaten Semarang ini sekitar 13.500 yang merupakan penjumplahan atas pengurus ranting dan cabang.
Demikian pula untuk Kota Salatiga, dengan empat kecamatan dan 23 desa. ‘’Untuk Salatiga yang terbagi dalam 23 kelurahan, maka harus bisa mengajak 1.265 orang guna menjadi pengurus di tingkat ranting,’’ katanya.
Menurutnya, bila kepengurusan di ranting sudah bisa terbangun, maka akan memudahan organisasi dalam menggerakan mesin partai. Hal ini, menjadi penting, karena target pengurus pusat untuk 2024 adalah menjadi pemenang kedua.
Oleh karena itu, Sugeng Suparwoto yang juga Ketua Komisi VII DPR RI ini, meminta kepada tiga anggota DPRD Kab Semarang dan satu anggota DPRD Kota Salatiga, serta Kakak Fadholi sebagai anggota DPR RI Dapil I Jateng (Kota Semarang, Kendal, Kab Semarang dan Kota Semarang) untuk bersinergi dengan struktur bila mengadakan kegiatan.
“Cara merawat DPRt adalah dengan mensinergikan program-program kegiatan anggota dewan. Jadi ke depan, tidak ada lagi kegiatan dewan yang tidak diketahui dan tidak melalui pengurus cabang dan daerah,’’ ujar Sugeng.
Ia menegaskan, target NasDem di 2024 adalah menjadikkan NasDem Jateng jadi pemenang kedua. Menurutnya target kemenangan dua besar pada 2024, bukan sesuatu yang tidak mungkin, karena Nasdem saat ini sudah menjadi partai pemenang secara nasional setelah PDIP, Golkar, dan Gerindra.
“Padahal kami baru ikut dua kali pemilu. Jadi hasil ini prestasi yang harus dibuat. Tentu dengan berkaca pada pengalaman kader-kader yang telah berhasil,” ungkapnya.
Di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga sendiri, menurut Sugeng harus terus menerus dilakukan sosialisasi. Utamanya dengan mengenalkan atribut partai ke masyarakat dan kader sebagai bukti keseriusan partai dari level pusat hingga daerah.
“Selain itu, kami harap kepengurusan partai bisa terbentuk hingga level desa. Minimal 55 orang tiap desa agar bisa berjalan optimal saat menggaet masa, ”tegasnya.
Sementara target di Jawa Tengah, ia yakin bisa menjadi partai pemenang kedua. “Karena untuk mengincar sebagai pemenang pertama dirasa berat. Jadi kami target nomor dua saja. Dengan target 13 kursi,” ia menjelaskan.
Target-target itu menurut Sugeng perlu memenuhi kepentingan ketua umum yang mencanangkan menjadi pemenang di tingkat legislatif dalam skala nasional. “Itu keinginan Surya Paloh. Jadi kami harus optimistis, ”ungkapnya.
Sebagai langkah awal, ia menekankan kepada setiap pengurus DPC dan DPD agar memetakan dan merekrut tokoh-tokoh yang berpengaruh di tingkat kecamatan. Itu penting untuk mendongkrak suara partai baru seperti Nasdem.
“Pengurus DPC harus berani. Mencari kader terbaik untuk dicalonkan. Jadi dalam waktu dekat DPC dan DPD kami minta untuk mendata orang-orang hebat di masing-masing kecamatan,” pungkasnya.
